Jakarta, CNN Indonesia – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) memimpin langsung gerakan kerja bakti massal bertajuk “Jaga Jakarta Bersih” yang dilaksanakan serentak di seluruh ibu kota pada Minggu (8/2). Keduanya terlihat aktif berbaur dengan warga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, menunjukkan komitmen nyata dalam upaya kebersihan kota.
Pramono Anung menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan inisiasi dari Jusuf Kalla. “Hari ini kita bersama-sama mengikuti kerja bakti gotong royong yang dicanangkan secara serentak di seluruh Jakarta, yang kita sebut dengan Jaga Jakarta Bersih,” ujar Pramono di lokasi. JK juga turut berkontribusi dengan menyumbangkan berbagai peralatan seperti cangkul, sekop, gerobak, hingga karung yang didistribusikan ke 44 kecamatan dan 267 kelurahan di Jakarta. Partisipasi juga datang dari BUMD, perusahaan, dan masyarakat luas.
Kegiatan bersih-bersih akbar ini melibatkan 171.134 orang. Seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Pangdam Jaya dan Kapolda, juga turut serta di berbagai wilayah, menindaklanjuti arahan Presiden dalam Rakernas sebelumnya.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya kebersihan Jakarta sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah. Ia secara khusus menyoroti kondisi sungai dan gorong-gorong yang kotor sebagai pemicu utama banjir di ibu kota, yang seringkali paling berdampak pada masyarakat kecil.
“Dan jangan lupa begitu banjir yang kena lebih banyak rakyat kecil. Orang di Menteng, di Kebayoran, di Pondok Indah tidak kena banjir. Yang kena rakyat kecil. Jadi kita harus bertanggung jawab untuk itu,” tegas JK. Ia menyerukan agar setiap warga bertanggung jawab atas kebersihan di depan rumah, kantor, atau ruko masing-masing. “Kalau tidak, banjir kena dampaknya ke kita sendiri,” pungkasnya, mengingatkan bahwa dampak dari ketidakpedulian akan kembali dirasakan oleh semua.







