Geger! Kantor X Elon Musk Digeledah di Prancis, Diduga Terlibat Skandal Algoritma hingga Konten Deepfake Grok

Kantor cabang media sosial X, milik miliarder Elon Musk, di Prancis dilaporkan telah digeledah oleh otoritas setempat. Penggeledahan ini, yang dilakukan oleh unit kejahatan siber kejaksaan dengan dukungan Europol dan departemen kejahatan siber kepolisian Prancis, merupakan bagian dari penyelidikan yang telah dibuka sejak Januari tahun lalu.

Menurut Kantor Kejaksaan Paris, Elon Musk dan mantan CEO X, Linda Yaccarino, telah dipanggil untuk hadir dalam sidang pada tanggal 20 April sebagai bagian dari penyelidikan ini.

Penyelidikan bermula setelah anggota parlemen Eric Bothorel menyuarakan kekhawatiran tentang bias algoritma di X dan menuduh adanya campur tangan dalam pengelolaan platform tersebut pasca-akuisisi oleh Musk pada tahun 2022. Gugatan terpisah juga diajukan oleh seorang direktur keamanan siber pemerintah yang menuding perubahan algoritma X telah memperkuat “konten politik yang merugikan” dan digunakan untuk “tujuan campur tangan asing.”

Lebih lanjut, penyelidikan diperluas setelah munculnya laporan yang mengkritik operasi Grok, chatbot kecerdasan buatan dari perusahaan xAI milik Musk yang terintegrasi di X. Grok dituding menjadi penyebab penyebaran konten penyangkalan Holocaust dan deepfake seksual. Pada November lalu, jaksa penuntut umum Paris telah menyatakan akan menyelidiki Grok setelah chatbot tersebut menghasilkan unggahan berbahasa Prancis yang mempertanyakan penggunaan kamar gas di Auschwitz.

Baru-baru ini, Grok kembali memicu kontroversi global setelah memungkinkan pengguna untuk membuat materi eksplisit seksual tanpa persetujuan, termasuk yang melibatkan perempuan dan anak-anak.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *