Sebuah insiden mengerikan terjadi di ruas Tol Jagorawi pada Rabu pagi, 11 Februari 2026, ketika tujuh kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di terowongan underpass Km 47B, wilayah Bogor Timur, Kota Bogor. Kecelakaan masif ini dipicu oleh sebuah truk trailer yang melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti di depannya, menyebabkan jalur menuju Jakarta lumpuh total.
Menurut keterangan Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, kejadian nahas ini bermula saat enam kendaraan, yang terdiri dari Innova, Toyota Etios, truk ringan (light truck), Honda Freed, Daihatsu Sigra, dan Nissan Evalia, sedang berhenti. Mereka terpaksa menghentikan laju karena adanya proyek perbaikan jalan di bahu kanan jalan, tepatnya di lajur dari arah Ciawi menuju Jakarta.
“Ketujuh kendaraan berasal dari arah Ciawi menuju Jakarta. Setibanya di lokasi kejadian, di underpass Km 47B, terdapat proyek di bahu kanan jalan yang menyebabkan kendaraan di depan harus berhenti,” jelas Kompol Akhmad Jajuli dalam keterangan tertulisnya. “Kendaraan 1 hingga 4 (Innova, Etios, truk ringan, dan Honda Freed) berada di lajur satu, sementara kendaraan 5 (Daihatsu Sigra) dan 6 (Nissan Evalia) berada di bahu jalan.”
Kondisi tenang tersebut mendadak berubah menjadi horor ketika kendaraan ketujuh, sebuah truk trailer, datang melaju kencang. Dalam upaya menghindari tabrakan, truk trailer tersebut membanting setir ke kanan, namun justru menabrak bagian kanan depan kendaraan kelima (Daihatsu Sigra) dan kemudian menghantam bagian belakang mobil keempat (Honda Freed) secara beruntun.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.20 WIB ini menyebabkan seluruh jalur di dalam terowongan underpass Km 47 Tol Jagorawi tertutup oleh bangkai kendaraan yang ringsek. Petugas Jasa Marga segera bertindak, mengalihkan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan parah yang terjadi.
Melalui akun X resminya, Jasa Marga mengonfirmasi penutupan jalur. “Pukul 07.03 WIB, #Tol_Jagorawi Ciawi KM 47 (Underpass) dari arteri Ciawi ke arah Jakarta DITUTUP SEMENTARA akibat kecelakaan beruntun yang menutup lajur. Lalu lintas dialihkan ke arah Gadog/Tajur. Pengguna jalan diimbau berhati-hati dan tertib dalam antrean,” tulis Jasa Marga, memberikan peringatan kepada para pengendara.
Insiden ini menjadi pengingat penting akan bahaya berkendara di kecepatan tinggi dan perlunya kewaspadaan ekstra, terutama di area proyek perbaikan jalan.







