Terungkap! Setahun Sachrudin-Maryono Membangun Fondasi Kuat untuk Kota Tangerang yang Maju

Tahun pertama sebuah pemerintahan seringkali menjadi periode krusial untuk meletakkan fondasi dan arah kebijakan. Di Kota Tangerang, setahun kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono dinilai mulai memperlihatkan arah pembangunan yang terukur dan progresif. Pada tahap awal ini, strategi pembangunan tidak mengutamakan gebrakan besar, melainkan pendekatan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Tujuannya adalah agar kebijakan pembangunan mudah dipahami dan dampaknya langsung terasa dalam kehidupan sehari-hari warga. Riko Noviantoro, seorang pengamat kebijakan publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), menggarisbawahi bahwa fokus pada kebutuhan dasar masyarakat adalah ciri khas kepemimpinan Sachrudin-Maryono di tahun pertama.

“Program ‘3G’—Gampang Sekolah, Gampang Kerja, dan Gampang Sembako—dinilai sangat relevan dan menarik perhatian publik. Program ini secara langsung menyentuh kebutuhan esensial masyarakat, mulai dari akses pendidikan yang mudah, kesempatan kerja, hingga pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari. Pendekatan semacam ini menjadikan arah kebijakan pemerintah kota lebih mudah dimengerti dan diterima oleh warga,” terang Riko dalam wawancara pada Jumat (20/2/2026).

Riko yang menyampaikan hal ini pada Kamis (19/2), menegaskan bahwa program-program yang baru berjalan setahun tidak dapat langsung dievaluasi sebagai hasil jangka pendek. “Tahun pertama umumnya adalah fase peletakan fondasi yang kuat. Prioritas utamanya adalah konsistensi arah kebijakan dan keberlanjutan dalam implementasinya,” tambahnya.

Arah pembangunan ini, menurut Riko, juga tercermin dari beberapa indikator makro Kota Tangerang selama periode 2024-2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang menunjukkan peningkatan, dari 81,53 poin menjadi 82,41 poin. Angka harapan hidup juga mengalami kenaikan, dari 75,50 tahun menjadi 75,86 tahun, sementara harapan lama sekolah naik dari 13,90 tahun menjadi 13,96 tahun. “Meskipun perubahan ini bersifat bertahap, tren positif ini mengindikasikan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat,” kata Riko. Dari sisi ekonomi, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) menguat dari 5,04 persen menjadi 5,20 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil diturunkan dari 5,92 persen menjadi 5,88 persen, dan tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan dari 5,43 persen menjadi 5,19 persen.

Riko menjelaskan bahwa meskipun angka-angka ini belum mencerminkan loncatan signifikan, hal ini menunjukkan bahwa kebijakan sosial dan ekonomi pemerintah mulai berjalan efektif dan manfaatnya sudah mulai dirasakan. “Indikator-indikator ini memang tidak berubah drastis dalam waktu singkat. Yang terpenting adalah kejelasan arah kebijakan dan konsistensi dalam pelaksanaannya. Jika ini terus dipertahankan, dampaknya akan semakin nyata dalam beberapa tahun mendatang,” jelasnya.

Riko menyimpulkan bahwa meskipun satu tahun pertama kepemimpinan Sachrudin-Maryono belum menghasilkan “hasil akhir” yang monumental, “arah kebijakan dan fondasi pembangunan sudah mulai terbentuk dan terlihat jelas. Jika konsistensi ini dapat dipertahankan, Kota Tangerang pada tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya, insya Allah, akan memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Dalam rentang waktu satu tahun, beberapa capaian konkret telah terealisasi, meliputi pembangunan 26 Graha Kita Bersama (GKB), renovasi 1.000 rumah warga, pembangunan empat ruas jalan baru, serta penyaluran beasiswa kepada 576 penerima. Selain itu, Pemerintah Kota juga mendistribusikan Bantuan Sosial tunai kepada 2.668 penerima, santunan kematian kepada 805 keluarga, dan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan kematian dan kecelakaan kerja bagi 16.082 pekerja rentan. Program penting lainnya termasuk pelatihan untuk 1.000 wirausaha dan bantuan modal usaha sebesar Rp20.000.000 kepada 184 penerima manfaat.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan komitmennya bahwa sejak awal kepemimpinan, seluruh pembangunan diarahkan agar dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Tahun 2025 dijadikan sebagai fase penguatan fondasi, mulai dari peningkatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas layanan publik, hingga pembangunan infrastruktur fisik di area permukiman warga. “Setiap pembangunan harus secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami tidak bekerja sendiri; kami melibatkan semua pihak. Tujuannya adalah agar pembangunan nyata hadir dalam kehidupan sehari-hari warga, melalui layanan yang lebih mudah, lingkungan yang lebih tertata, dan ruang kota yang semakin nyaman,” tutur Sachrudin.

Lebih lanjut, selama satu tahun masa kepemimpinan, Sachrudin-Maryono sukses mengoleksi 81 penghargaan baik di tingkat nasional maupun regional. Salah satu pencapaian gemilang adalah Universal Health Coverage (UHC) Kota Tangerang yang secara konsisten melampaui 98 persen, bahkan mencapai 100,71 persen pada tahun 2025. Atas prestasi ini, Pemkot Tangerang kembali dianugerahi UHC Award 2026 Kategori Madya dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Selain itu, mereka meraih Juara I BKN Award 2025 di Rakornas Kepegawaian 2025 dan Peringkat III Pemerintah Kota Terbaik dalam Pencegahan Korupsi melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Tahun 2025 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Tingkat Nasional Tahun 2025 juga diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, berkat inovasi Kota Tangerang melalui Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai (SIPANTAU) yang masuk dalam Kategori Rajata.

Berbagai prestasi ini secara jelas menunjukkan bahwa arah pembangunan Kota Tangerang tidak hanya menitikberatkan pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan pelayanan publik, serta inovasi lingkungan. Seluruh pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus bersinergi, menjaga konsistensi, serta membangun dan merawat Kota Tangerang menuju masa depan yang lebih maju, nyaman, dan berkelanjutan.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *