Partai Amanat Nasional (PAN) sukses menggelar festival ‘PANFest 2026’ di Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Acara spektakuler ini berhasil memamerkan total 12.000 menu hidangan lokal yang memukau. Dengan mengusung tema ‘Bangsa Sehat, Bumi Kuat, Pangan Hebat’, festival ini menarik perhatian ribuan pengunjung dan mencatat partisipasi hingga 1.500 peserta.
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI sekaligus Waketum PAN, Putri Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa PANFest bukan sekadar perayaan. “Yang kita lakukan hari ini bukan sekadar festival. Ini cara PAN menunjukkan bahwa pangan itu menyatukan,” ujarnya kepada wartawan di lokasi, Sabtu (14/2/2026). Ia menambahkan bahwa kehadiran 12.000 sajian pangan nusantara dari 19 daerah pemilihan (dapil) dan 1 Perguruan Islam Amanat (PIA) membuktikan kekayaan Indonesia. “Artinya apa? Indonesia ini kaya. Tinggal bagaimana kita serius menjaga, memperkuat, dan memberi nilai tambah pada pangan lokal kita,” tegas Putri.
PANFest dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan edukatif, hiburan menarik, hingga pembagian doorprize. Putri menekankan bahwa ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan adalah dua aspek yang tak terpisahkan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan kuat.
“Kita sengaja bikin formatnya pasar rakyat dan potluck, supaya terasa gotong royongnya,” ungkap Putri. Ia melanjutkan, acara ini juga menyajikan talkshow urban farming, diskusi isu lingkungan, syukuran panen raya, hingga aksi bersih-bersih bersama. “Jadi pesannya jelas ini bukan cuma seremoni, tapi ajakan untuk bergerak bersama,” imbuhnya.
Sebagai anggota Fraksi PAN di DPR, Putri berharap kebijakan pangan tidak hanya berfokus pada aktivitas produksi semata. Ia menginginkan pemerintah membuat program yang secara nyata mendukung kelompok tani, UMKM di bidang pangan, serta generasi muda yang menunjukkan minat pada ketahanan pangan. “Pangan itu fondasi. Kalau pondasinya kuat, bangsa ini juga kuat,” pungkas Putri.
Acara ini juga disemarakkan dengan syukuran panen raya dan pemotongan tumpeng yang turut dihadiri oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan para kader PAN. Festival ditutup dengan aksi bersih-bersih bersama, sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan.







