Tiga remaja di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mengalami luka bakar serius setelah racikan bahan petasan yang mereka buat meledak. Insiden mengerikan ini terjadi di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di rumah milik Suhartanto.
Menurut Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto, ledakan terjadi saat para korban sedang mencampur bahan kimia yang rencananya akan digunakan untuk membuat petasan. Bahan kimia berbahaya tersebut mereka peroleh secara daring melalui aplikasi media sosial menggunakan akun salah satu korban.
Ketiga remaja yang terlibat, berinisial ASR (15), FS (13), dan ANA (15), meracik campuran bahan peledak itu secara manual menggunakan wadah plastik bekas dan diaduk dengan gagang kayu. Setelah proses pencampuran selesai, bahan tersebut tiba-tiba meledak, melukai ketiganya dengan parah.
Akibat ledakan tersebut, ASR mengalami syok dan harus menjalani perawatan intensif di Klinik Dokter Bersama Purwodadi. FS menderita luka bakar ringan pada kedua kaki, tangan, dan wajah, serta luka robek di dada sebelah kiri yang memerlukan delapan jahitan. Sementara itu, ANA mengalami luka bakar tingkat sedang pada tangan kiri, kedua paha belakang, dan kedua kakinya, dan kini dirawat di RS Panti Rahayu (YAKKUM) Purwodadi.
Tidak hanya menyebabkan korban luka, ledakan yang cukup kuat itu juga menimbulkan kerusakan signifikan pada rumah, meliputi dinding kayu, atap, dan lantai, dengan kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 2 juta.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Hal ini penting untuk mencegah mereka mencoba meracik bahan-bahan berbahaya yang berpotensi menimbulkan ledakan dan membahayakan nyawa serta harta benda.







